Pemdes Pesanggrahan Gelar Selamatan Bersih Desa ke-168, Berharap Keberkahan dan Dijauhkan dari Bencana

MEDIA ONLINE INDONESIA – Pemerintah Desa Pesanggrahan, menggelar kegiatan acara Selamatan Bersih Desa yang ke-168, dengan mengusung tema “Murti Tinata Umaning Raharja”, bertempat di Balaidesa Mayangsari, Jalan Suropati, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Minggu (16/6/2024).

Tampak ratusan warga masyarakat berduyun-duyun yang terdiri dari enam dusun 13 RW antusias dan guyub rukun, saat mengarak tumpeng menuju Balaidesa Mayangsari.

Serangkaian kegiatan Selamatan Bersih Desa Pesanggrahan telah dimulai sejak 8 Juni 2024 lalu, dengan dilaksanakannya kerja bakti dan gugur gunung di makam Mbah Ageng Mayangsari.

Sesuai rencana, bahwa seluruh rangkaian acara Selamatan Bersih Desa Pesanggrahan akan berakhir pada 18 Juni 2024.

Kepala Desa Pesanggrahan, Imam Wahyudi, S.Pd menjelaskan, bahwasanya dengan Selamatan Bersih Desa ini kiranya seluruh warga yang ada di Desa Ppesanggrahan tidak melupakan sejarah berdirinya Desa Pesanggrahan.

“Hari ini hari yang sangat sakral, melalui kegiatan acara ini semoga desa kami masyarakatnya tambah guyub, rukun, jaya, kerjasama antara Pemdes Pesanggrahan dengan masyarakatnya lebih baik. Desa kami lebih aman, nyaman dan tentram serta tidak ada kendala atau masalah apapun,” terang Yudi sapaan akrabnya kepada awak media.

Dirinya mengungkapkan, bahwa pada 16 Juni 2024 ini ada empat acara yang dilaksanakan, yaitu khotmil Al Qur’an, pemasangan pecok bakal, doa bersama atau yang lebih dikenal dengan istilah kenduren atur pasrah bulubekti.

“Ya, jadi pada saat doa bersama atau kenduren ini, 13 RW akan membawa tumpeng menuju ke balaidesa. Jadi ada 13 tumpeng yang dibawa oleh masing-masing RW.
Pembawa tumpeng adalah Ketua RW dengan didampingi masing-masing Ketua RT, yang ada diwilayah RWnya. Sesudah terkumpul maka akan dilaksanakan doa bersama atau kenduren,” imbuh Yudi.

Menurutnya, Selamatan Bersih Desa Pesanggrahan terasa sangat spesial dan istimewa sekali, pasalnya bertepatan dengan malam takbiran Hari Raya Idul Adha 1445 H.

“Karena seumur hidup kami warga masyarakat disini, belum pernah bersamaan malam takbir Hari Raya Idul Adha, dan tentunya bagi kami itu sangat spesial dan istimewa sekali, maka dari itu bisa dilihat semangat gotong royong dan antusiasme masyarakat sangat banyak sekali,” papar Yudi.

Dirinya berharap, melalui Selamatan Bersih Desa Pesanggrahan ini warga masyarakatnya diberikan kelancaran, keberkahan dan kesuksesan, keselamatan serta dijauhkan dari musibah.

“Kami bersama masyarakat disini tentunya berharap, melalui kegiatan ini sekiranya desa kami dijauhkan dari mara bahaya, dijauhkan dari bencana dan semoga dapat keberkahan, makmur aman dan nyaman serta diberikan kesejahteraan selalu oleh Allah SWT,” ujar Yudi sembari berharap.

Tak lupa, Imam Wahyudi berpesan kepada seluruh warga masyarakat yang ada di Desa Pesanggrahan, untuk membangun desa pihaknya tidak bisa sendirian, melainkan dibutuhkan kerjasama antara pemerintah desa dan warga masyarakat.

“Memang kami tidak bisa sendiri dalam membangun desa, melainkan dibutuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan warga masyarakat untuk bisa tambah lebih baik. Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat juga sangat berterimakasih kepada semua rekan-rekan media yang telah membantu mempublikasikan kegiatan ini melalui pemberitaan, semoga hubungan kemitraan kerjasama ini ke depan tetap selalu terjalin dengan baik ini,” pungkasnya. (Dah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *